New Abnormal (Thailand | 2021 | 15 Menit)
Locarno Film Festival

Sinopsis
Berdasarkan kisah nyata, New Abnormal adalah cerminan kehidupan manusia selama Pandemi Covid-19 dalam kondisi darurat. ‘New Abnormal’ adalah kisah tentang berbagai karakter dengan skenario berbeda namun menghadapi kebingungan yang sama.
Sutradara

Foto
Trailer
Babon (Indonesia | 2022 | 15 menit)
World Premiere

Sinopsis
Rara, adalah seorang gadis kecil yang membantu ibunya berjualan ayam di pasar. Suatu hari ibunya menerima SMS yang memberitahukan jika ayah Rara harus masuk penjara karena kasus narkoba. Sang ibu harus mencari uang untuk tebusan. Namun salah seorang tetangganya yang juga tersangkut kasus narkoba punya solusi berbeda untuk mendapatkan uang dengan cepat, sebuah keputusan yang akan membuat Rara trauma.
Sutradara

Pada 2015, ia menyutradarai Film Pendek keduanya ‘The Taste of Fences’, yang dinominasikan untuk Best Art Direction di Odense International Film Festival Denmark, ditayangkan di Human Rights International Film Festival di Italia, Jogja Asian Film Festival dan Busan International Short Film Festival. Pada tahun 2017, ia membuat Film Pendek ketiganya ‘Madonna’ yang memenangkan penghargaan Sonje Award untuk kategori Best Short Film di Busan International Film Festival.
Foto
The Headhunter’s Daughter (Filipina | 2022 | 15 menit)
Short Film Grand Jury Prize at Sundance Film Festival

Sinopsis
Lynn meninggalkan keluarganya melintasi jalanan yang curam di dataran tinggi Cordilleran untuk mencoba peruntungannya di kota sebagai seorang penyanyi country.
Sutradara

Foto
Trailer
A Cambodian Night’s Dream (Kamboja/Prancis | 2022 | 30 menit)
Official Selection at Busan Film Festival

Sinopsis
Arwah seorang wanita Kamboja datang menghantui putranya – seorang pengedar narkoba yang polos dari Bordeaux – untuk mencoba menebus segala kesalahannya di masa-lalu.
Sutradara

Guillaume Suon (39) adalah sutradara Prancis-Kamboja. Dididik selama 7 tahun oleh pembuat film Rithy Panh, di pusat arsip audiovisual Bophana di Phnom Penh, Guillaume Suon juga memegang gelar master dalam pembuatan film dokumenter dari La Fémis (sekolah film nasional Prancis), dan merupakan pemenang dari lokakarya penyuntingan dan penyutradaraan di festival Berlin, Sundance, Busan dan IDFA. Sejak 2022, Guillaume aktif menjadi reader dan anggota tidak tetap dari beberapa komisi CNC (Pusat Film Nasional Prancis).
Foto
Strawberry Cheesecake (Singapura | 2021 | 10 menit)
Official Selection at Locarno Film Festival

Sinopsis
Di Singapura, di mana bahkan vape saja ilegal, tiga siswi pemberontak tertangkap basah sedang merokok oleh kepala sekolah. Lelucon balas dendam mereka berubah mengerikan.
Sutradara
Siyou Tan adalah pembuat film yang berbasis di Los Angeles dan berasal dari Singapura. ‘STRAWBERRY CHEESECAKE’ film pendek terbarunya ditayangkan perdana di Festival Film Locarno. ‘HELLO AHMA’ film pendek sebelumnya, yang diselesaikan di bawah Lokakarya Penyutradaraan American Film Institute khusus untuk Wanita, diputar dalam kompetisi di Toronto International Film Festival ke-44 dan Berlinale ke-70. Baru-baru ini, ia terpilih sebagai partisipan di Busan International Film Festival’s 2019, Asian Film Academy, Universal Directors Initiative 2019-21, dan Commercial Directors Diversity Program 2021.
Siyou sedang mengerjakan ‘AMOEBA’, film panjang pertamanya dengan dukungan dari Hubert Bals Fund. Hingga saat ini, AMOEBA telah dianugerahi gelar “Most Promising Project” di ajang Southeast Asian Film Lab 2019 dan “Open SEA Fund Award” di SEAFIC 2021. AMOEBA sedang digarap di ScriptLab 2022 TorinoFilmLab pada saat ini.
Foto
Trailer
It’s Raining Frogs Outside (Filipina | 2021 | 14 menit)
Official Selection at Berlin Film Festival

Sinopsis
Dunia akan segera berakhir. Maya terpaksa pulang ke provinsi Zambales. Di sana, dia kembali harus menghadapi rumah masa kecilnya yang menerornya dengan hujan kodok.
Sutradara

Maria Estela Paiso mulai bekerja di bagian pasca-produksi sejak 2016 dan menjadi editor bagi sejumlah karya baik film pendek maupun film panjang. Setelah banyak melakukan eksperimen visual dan video musik hiphop, ia terjun ke dunia penyutradaraan pada tahun 2021 dengan film pendeknya ‘Ampangabagat Nin Talakba Ha Likol’ (It’s Raining Frogs Outside). Maria suka menghabiskan waktu luangnya menyanyi di karaoke.
Foto
Trailer
Dancing Colors (Indonesia | 2022 | 15 menit)
Official Selection at Locarno Film Festival

Sinopsis
Untuk menyenangkan orang tuanya, Dika harus menyembunyikan jatidirinya yang sebenarnya melalui tarian.
Sutradara

Reza Fahriyansyah is an Indonesian film director who has been consistently highlighting social working-class issues through his films. His film “Rest In Peace” was selected for a short film competition at Clermont Ferrand International Short Film Festival 2019, and now he’s developing his first feature film
Foto
Trailer
Late Blooming in A Lonely Summer Day (Myanmar | 2021 | 20 menit)
Official Selection at Clermont-Ferrand Short Film Festival

Sinopsis
Akibat pandemi COVID di Yangon, Ma seorang wanita paruh baya yang kesepian harus kehilangan pekerjaannya sebagai juru masak di sebuah restoran. Namun, hari itu berubah menjadi menyenangkan baginya saat rekan kerjanya yang muda dan tampan setuju untuk bertemu dengannya nanti malam. Dia menunggu kehadiran si pemuda di kamarnya dengan penuh semangat.
Sutradara

Sein Lyan Tun adalah seorang sutradara asal Myanmar. Karya dokumenternya tentang pelecehan terhadap seorang gadis etnis penyandang cacat ‘Unsilent Potato’ cukup popular di Myanmar dan Asia Tenggara. Sejak 2015 ia telah membuat film pendek dan dokumenter untuk NHK TV. Film pendeknya ‘An Ordinary Marriage’ diputar di “Short Wave International Film Festival, Polandia pada tahun 2018. Film pendek terbarunya ‘Late Blooming In A Lonely Summer Day’ diputar perdana untuk dunia di Kurzfilmtage pada tahun 2021. Saat ini dia sedang mengerjakan film panjang pertamanya ‘The Beer Girl in Yangon’.
Foto
Trailer
Red Aninsri; Or, Tiptoeing On The Trembling Berlin Wall (Thailand | 2020 | 30 menit)
Best Short Film at Locarno Film Festival

Sinopsis
Sebuah film spionase unik yang bersetting Thailand di era Perang Dingin. Seorang pelacur waria yang juga adalah seorang mata-mata ditugaskan dalam sebuah misi khusus dimana ia harus menyamar sebagai seorang pria gay maskulin untuk memata-matai seorang aktivis mahasiswa.
Sutradara

Ratchapoom Boonbunchachoke adalah pembuat film Thailand. Lahir, besar, dan tinggal di Bangkok. Dia lulus dari jurusan film Chulalongkorn University. Pada tahun 2020, Ratchapoom terpilih untuk mengikuti program Berlinale Talents. Film pendeknya ‘Red Aninsri; Or, Tiptoeing on the Still Trembling Berlin Wall’ terpilih untuk berlaga di Locarno 2020 dan meraih penghargaan juri Junior. Pada tahun 2021, proyek film panjang pertamanya ‘A Useful Ghost’ berpartisipasi dalam Open Doors Hub di Locarno dan memenangkan hadiah utama “Production Support”. Proyek tersebut juga terpilih di Tokyo Talents 2021. Pada tahun 2022, ia berpartisipasi dalam Berlinale Talent untuk kedua kalinya di Short Form Station dengan proyeknya ‘Un Voyage a L’Eclipse’. Ia juga terlibat sebagai juri kompetisi di Glasgow Short Film Festival 2022.
Foto
Trailer
Science Around Us (Belanda/ Indonesia | 2021 | 20 menit)
Official Selection at Rotterdam Film Festival

Sinopsis
Setelah mengetahui bahwa ayahnya yang sedang dirawat di rumah sakit di Indonesia menolak perawatan medis lebih lanjut, Budi harus membujuk sang ayah yang keras kepala untuk meneruskan proses pengobatan sambil berjibaku membersihkan Airbnb yang dia kelola pasca sebuah pesta seks. Semua dalam kurun waktu 20 menit.
Sutradara

Arif Abdillah Setelah bekerja sebagai pengacara muda selama dua tahun, bertugas sebagai penasihat hukum junior untuk empat terdakwa kasus hukuman mati di Indonesia, Arif memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal pada kariernya di dunia hukum dan mulai bekerja sebagai Creative di Advertising Agency seperti Wieden + Kenney Amsterdam dan Anomali Amsterdam.
Tak lama setelah itu, ia mulai menulis, menyutradarai, berakting, dan mengedit film pendek pertamanya ‘Science Around Us’. Film ini terpilih di IFFR, Netherlands Film Festival dan dinominasikan untuk VEVAM Talent Award 2021.
Arif saat ini sedang mengerjakan proyek baru yang didukung oleh Dutch Film Fonds sambil juga mempersiapkan film seri baru dan podcast dokumenter.






































