Program film BaliMakãrya 2022

Southeast Asian Feature Competition

Film

Ajoomma by He Shuming (Singapore, 2022)

Arnold Is A Model Student by Sorayos Prapapan (Thailand, 2022)

Everything Will Be Ok by Rithy Panh (France/Cambodia, 2022)

Leonor Will Never Die by Martika Ramirez Escobar (Philippines, 2022)

Maika by Hàm Trần (Vietnam, 2022)

 

MEMENTO MORI: EARTH by Marcus Manh Cuong Vu (Vietnam, 2022)

Nana by Kamila Andini (Indonesia, 2022)

Alang-Alang by Khusnul Khitam (Indonesia, 2022)

Stone Turtle by Woo Ming Jin (Malaysia/Indonesia, 2022)

Whether The Weather Is Fine by Carlo Francisco Manatad (Philippines, 2021)

Southeast Asian Documentary Competition

Film

Children Of The Mist by Ha Le Diem (Vietnam, 2021)

The Flame by Arfan Sabran (Indonesia, 2021)

Midwives by Hning Ei Hlain (Myanmar, 2022)

Scala by  Ananta Tithanat (Thailand, 2022)

Some Women by Quen Wong (Singapore, 2021)

Indonesian Film Showcase Competition

Film

Balada Si Roy by Fajar Nugross

Galang by Adrianto Dewo

Potret Mimpi Buruk by Ismail Basbeth

Tali Mati by Cornelio Sunny

Tegar by Anggi Frisca

The Other Side of Asia

Film

Joyland by Saim Sadiq (Pakistan/USA, 2022)

Love Life by Koji Fukada (Japan, 2022)

The Novelist’s Film by Hong Sang Soo (South Korea, 2022)

Return To Seoul by Davy Chou (France/South Korea, 2022)

Southeast Asian Short Films Compilation (Venue: Green Room Park 23 dan Mash Denpasar)

Film

New Abnormal by Sorayos Prapapan (Thailand, 2021)

Babon by Sinung Winahyoko (Indonesia, 2022)

The Headhunter’s Daughter by Don Josephus Raphael Eblahan (Philippines, 2022)

A Cambodian Night’s Dream by Guillaume Suon (France/Cambodia, 2022)

Strawberry Cheesecake by Siyou Tan (Singapore, 2021)

It’s Raining Frogs Outside by Maria Estela Paiso (Philippines, 2021)

Dancing Colors by Reza Fahriyansyah (Indonesia, 2022)

Late Blooming in A Lonely Summer Day by Sein Lyan Tun (Myanmar, 2021)

Red Aninsri; Or, Tiptoeing On The Trembling Berlin Wall by Ratchapoon Boonbunchachoke (Thailand, 2020)

Science Around Us by Arif Abdillah (Netherlands/Indonesia, 2021)

Sunset Cinema

Film

Interesting program

read more

Road to BaliMakãrya Film Festival (30 September)

Layar Tancap dan workshop pembuatan film untuk anak-anak di Desa Jembrana, Tabanan. Film: Cita-Cita Setinggi Tanah oleh Eugene Panji. Person In Charge: Made Birus (Minikino)

 

Southeast Asia Short Film Screening at Green Room, Park 23 Mall

Screenings on 17 and 19 October

 

Short Filmmaking Workshop by Carlo Francisco Manatad (Philippines)

Venue: Green Room Park 23 Mall. Durasi: 3-4 jam. Tanggal: 18 October

Carlo akan memutar dan berbagi pengalaman tentang film-film pendeknya yang sudah pernah masuk seleksi di Cannes Critic’s Week, Toronto Film Festival dan lainnya

Masterclass on Directing by Putrama Tuta

Venue: Green Room Park 23 Mall.  Durasi 3-4 jam.  Tanggal: 16 October

Tuta akan membagi pengalaman sebagai sutradara.

 

Forum Film Bali

Venue: Green Room Park 23 Mall. Durasi: 2 jam. Tanggal: 20 October

Panitia akan mengundang 2 komunitas film di Bali untuk memutar satu film terbaik mereka. Setelah itu kedua komunitas ini saling memberi komentar, saran, kritik dan berbagi pengalaman.

Panitia: Park 23 Management dan Komunitas Film Myth Production

 

Daily Meet and Greet with filmmakers

17-20 Oktober akan ada acara meet and greet dengan filmmakers yang menghadiri pemutaran film mereka di atrium Park 23 Mall. Jam: 18.00. Durasi: 1 jam

Organizer: Park 23 Management

Southeast Asia Short Film Screening at Mash Denpasar (Minikino)

Dates: 18 and 19 October

Beyond Cinema

Read more

Pameran IMAGI(NATIVE) Connection: South East Asia Visual Culture

Pameran ini akan menampilkan koleksi terkait budaya sinema seperti komik, ilustrasi, grafis dan seni visual tradisional seperti prasasti Yeh Pulu, lontar dan pahatan di candi dan kuil.
Kurator oleh Hikmat Darmawan
Lokasi: Rumah Komik Wayan Sudarmadja, Bedulu
17-21 Oktober 2022
11.00-18.00 WITA

IMAGI(NATIVE) Virtual

Pameran IMAGI(NATIVE) akan juga dapat disaksikan secara online. Anda akan dibawa ke sebuah galeri online dengan men-scan QR code yang dapat ditemukan di sejumlah tempat di Denpasar dan sekitarnya.

Imaji Tari, Edisi Khusus Asia Tenggara

Bekerjasama dengan Komite Tari DKJ, Imaji Tari akan menayangkan 3 (tiga) buah film tari dari Asia Tenggara dan menampilkan pertunjukan tari merespon film yang akan ditayangkan dan dilanjutkan dengan diskusi.
Lokasi: Open Stage ARMA
Selasa, 18 Oktober 2022
Pukul 18.00-20.00

Diskusi Fan Culture in Southeast Asia

Diskusi ini akan menampilkan dua akademisi film, yaitu Bertha Chin PhD (Swinburne University, Sarawak Campus), Wikanda Promkhuntong PhD (Mahidol University, Thailand) dengan host Ekky Imanjaya PhD (Binus University, Indonesia). Mereka akan bicara tentang budaya penggemar dalam konteks sinema di Asia Tenggara.
Ini adalah sebuah topik yang menarik namun masih tergolong baru dalam wacana kajian film di Asia Teggara mengingat penonton, penggemar dan karya film adalah tiga hal yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah budaya sinema. Kedua pembicara akan mempresentasikan penelitian mereka terkait topik terkait.

Lokasi: Ruang Citra Kelangen, ISI Denpasar
Kamis, 20 Oktober 2022
Pukul 11.00-13.00 WITA

Panggung Puisi: Merespon Layar, Menafsir Gambar

Panggung puisi ini akan membawakan materi-materi puisi yang terkait dengan dunia sinema, diselenggarakan bekerja sama dengan Komunitas Jatijagat Kehidupan Puisi (JKP) dan sejumlah pegiat sastra lainnya.

Lokasi: JKP, Renon, Denpasar
Rabu, 19 Oktober 2022
Pukul 19.00-21.00 WITA

Copyright © 2026