Joyland (Pakistan/AS | 2022 | 126 Menit)
Official Selection at Cannes Film Festival
| 19 Oct 13.00 Beachwalk XXI Studio 2 | 20 Oct 17.00 Park 23 XXI Studio 2 |

Sinopsis
Keluarga Rana adalah keluarga kelas menengah bawah yang hidup di tengah kota Lahore, kota metropolitan yang konservatif. Keluarga tersebut terdiri dari sang ayah yang sudah tua, putra sulung dengan istrinya yang tengah hamil serta tiga putri mereka, dan si putra bungsu Haider dan istrinya Mumtaz. Ketika keluarga Rana dengan penuh antusias mengantisipasi kelahiran bayi laki-laki untuk melanjutkan garis keluarga mereka, Haider diam-diam mengambil pekerjaan sebagai penari latar di sebuah teater erotis di mana ia tertarik pada Biba, seorang transgender. Lambat laun Haider dan Biba terlibat dalam kisah cinta rahasia yang diam-diam membuat Haider melupakan rumahnya, mengungkap pergulatan antara hasrat dan moralitas
Sutradara

Saim Sadiq adalah seorang sutradara asal Pakistan. ‘JOYLAND’ adalah film panjang Pakistan pertama yang pernah diputar di Festival Film Cannes. Film pendeknya ‘DARLING’ adalah film Pakistan pertama yang tayang perdana di Venice Film Festival ke-76 di mana film tersebut memenangkan Penghargaan Orrizonti untuk Film Pendek Terbaik. ‘DARLING’ juga merupakan seleksi resmi di Toronto International Film Festival 2019, memenangkan penghargaan Special Jury Mention di South by Southwest 2020, dan diakuisisi untuk didistribusikan oleh Focus Features.
Foto
Love Life (Jepang| 2022 | 123 Menit)
Kompetisi di Venice Film Festival
| 18 Oct 13.00 Park 23 XXI Studio 2 | 20 Oct 17.00 Beachwalk XXI Studio 2 |

Sinopsis
Taeko dan suaminya Jiro menjalani kehidupan yang damai dengan putranya yang masih kecil, Keita, ketika sebuah kecelakaan tragis membawa ayah sang bocah, Park, kembali ke kehidupannya. Untuk mengatasi rasa sakit dan rasa bersalah, Taeko berusaha membantu pria tuli dan tunawisma ini.
Sutradara

Koji Fukada lahir pada tahun 1980 di Tokyo. Selain berkuliah di Fakultas Sastra Taisho University disaat bersamaan ia juga mengambil kelas pembuatan film di Tokyo Film School pada tahun 1999. Setelah membuat film panjang pertamanya ‘The Chair’, ia bergabung dengan perusahaan teater Seinendan yang dipimpin oleh Oriza Hirata pada tahun 2005. Fukada membuat ‘Hospitalité’ (Kantai) pada 2010 dan ‘Au revoir l’été’ (Hotori no Sakuko) pada 2013. Filmnya ‘Harmonium’ memenangkan Penghargaan Juri di bagian Un Certain Regard di Cannes 2016. Pada 2018, Fukada dianugerahi Chevalier of Ordre des Arts et des Lettres di Perancis dan membuat film ‘The Man from the Sea’ (Umi wo Kakeru) di Indonesia. Pada tahun 2019, film panjangnya ‘A Girl Missing’ (Yokogao) terpilih di Locarno Film Festival. Pada tahun yang sama, Fukada membuat serial TV The Real Thing (Honki no Shirushi : Gekijo ban) untuk televisi Jepang. Dia mengedit serial tersebut menjadi film panjang 228 menit yang telah diterima The Cannes label 2020. Bersama dengan sutradara seperti Hirokazu Kore-eda dan Nobuhiro Suwa ia berkampanye untuk pembuatan CNC Jepang.
Foto
Trailer
The Novelist’s Film (Korea Selatan | 2022 | 92 Menit)
Grand Jury Prize Award at Berlin Film Festival
| 19 Oct 13.00 Park 23 XXI Studio 2 | 20 Oct 15.00 Beachwalk XXI Studio 2 |

Sinopsis
Seorang novelis wanita mengunjungi toko buku, yang dikelola oleh seorang rekan yang telah kehilangan kontak sekian lama. Dalam perjalanannya si novelis bertemu seorang aktris, terkesan dengan si aktris ini, sang novelis mencoba meyakinkan sang aktris untuk membuat film dengannya.
Sutradara

Lahir di Seoul Korea Selatan pada 25 Oktober 1960, menempuh pendidikan di universitas Chungang, California College of Arts dan Fakultas Seni di Institute of Chicago. Hong memproduksi film panjang pertamanya pada tahun 1996 dan sejak itu telah membuat 26 film layar lebar dan beberapa film pendek. Saat ini Hong juga aktif jar di Konkuk University di Seoul.
foto
Trailer
Return To Seoul (Jerman/ Prancis/ Belgia | 2022 | 116 menit)
Official Selection at Cannes Film Festival
| 18 Oct 13.00 Beachwalk XXI Studio 2 | 20 Oct 19.30 Park 23 XXI Studio 2 |

Sinopsis
Didorong oleh keinginan untuk menelusuri asal-usulnya, Freddie, 25, kembali ke Korea Selatan untuk pertama kalinya, tempat dimana ia dilahirkan sebelum akhirnya diadopsi dan dibesarkan di Prancis. Wanita muda yang berkeinginan kuat ini mulai mencari orang tua kandungnya di negara yang hanya sedikit dia ketahui, membawa hidupnya kepada hal-hal yang baru dan tak terduga.
Sutradara

Chou adalah salah satu pendiri perusahaan produksi Prancis Vycky Films dan rumah produksi Anti-Archive di Kamboja. Film panjang pertamanya, ‘Diamond Island’, diproduksi oleh Aurora Films dan diproduksi bersama oleh Anti-Archive dan Vandertastic, dianugerahi SACD Prize di Critics’ Week (Cannes 2016). Chou aktif memproduksi film-film baru – baru-baru ini bekerjasama dengan pembuat film Kamboja, termasuk Kavich Neang (‘White Building’). Chou juga bertindak sebagai line producer di film ‘Onoda: 10,000 Nights in the Jungle’ karya sutradara Prancis; Arthur Harari.
Foto
Trailer










